Hati, apa yang kau cari ???

Kulihat dia termenung disudut sana..
sendiri…berusaha menjauh sejenak dari gemerlap kehidupan ini
sekedar tuk merenung..dan bercermin diri
terlihat dengan jelas betapa lelahnya dia
dan disadarinya telah lama berlalu sejak ia jauh dari yang dicintainya
dan tinggal ditempat yang sebenarnya ia pun tidak memahaminya
tempat dimana nafsu menjadi raja dimana banyak yang dikenalnya menjadikan harta
sebagai sobat karibnya kekuasaan yang terus dikejar tanpa mengenal lelah dan
hanya sedikit temannya yang masih dijadikan raja
pantas mengapa kau termenung sendiri
karena banyak temanmu yang terkurung dikala nafsu yang bertahta.
Bukankah dunia ini indah? penuh dengan harta, kekayaaan, kekuasaan, wanita, semua da, tinggal sungguh-sungguhlah kau mengejarnya pastilah akan kau dapatkan.
tapi mengapa tidak kau lakukan…? apa sebenarnya yang kau cari…?

dan dia pun menjawab lirih…
Aku hanya mencari jalan pulang..dimana dulu aku begitu tenang dan damai dimana tidak ada hal hal yang menyakitkanku dimana dulu aku dekat denganNya sebelum Dia tiupkan ruh ini kedunia
ketempat yang asing bagiku yang tidak ku mengerti…
aku tidak akan mengejar harta, kekuasaan atau apapun yang bersifat dunia
karena memang tidak kumengerti
dan itu semua hanya akan menyesatkanku dari jalan pulang,..
menghalangi cahayaNya yang seharusnya menerangiku mencari jalan pulang
bagiku mereka hanyalah kendaraan tungganganku menuju jalan pulang
…..maka aku minta kepadamu,
Jaga….jagalah aku karena aku akan menyelamatkanmu, jangan biarkan aku terkurung ditempat yang gelap dan tidak lagi kau perdulikan seperti nasib teman-temanku dimana nafsu yang berkuasa
hiasi aku dengan akhlak yang mulia. terangi aku dengan dzikirmu hidupkan dan sirami aku dengan air mata kerinduanmu disholat malammu disepertiga malam indahNya. bersihkan aku selalu dengan istigfarmu. lindungi aku dari cengkraman nafsu yang selalu ingin memenjarakanku ditempat yang dingin dan gelap karena aku begitu kecil yang mudah sekali untuk kau abaikan jika kau terlalu sibuk dengan gemerlap dunia ini.

Memang kau teramat kecil dan mudah sekali kuabaikan karena engkau hanyalah segumpal daging dalam tubuhku ini. tapi engkau jualah yang akan menentukan selamat tidaknya diri ini, engkau yang menentukan akan dibawa kemanakah diri ini menuju jalan pulang atau jalan yang malah akan menyesatkanku. maka akupun meminta padamu untuk selalu mengingatkanku agar selalu berada dijalan yang benar. tegur aku apabila jalanku salah. bangunkan aku disepertiga malam indahNya agar aku selalu menyirami dan menghidupkanmu agar engkau tetap hidup dan menunjukanku jalan pulang..

dedicated for my beloved sisters…

Dreams,,

Dreams. Pastinya kita semua setuju kalo setiap manusia punya mimpi, punya cita-cita.  Ya iyalah, pake nanya. Tapi, ada gak yaa, orang yang hidup tanpa keinginan? Hmmm..mudah-mudahan aja gak ada. Kasian bagetz gak si, hidup tanpa cita-cita?

Waktu baca artikel salah satu temen kuliah tentang cita-cita, aku jadi keingetan ama salah satu dosen yang ngasih tugas lain dari biasanya, yaitu nulisin semua mimpi-mimpi kita baik jangka panjang ataupun pendek di satu kertas folio dan harus full satu halaman keisi semua. Trus,  cuma dikasih waktu buat ngisi selama 5 menit. Waktu itu aku cuma ngisi ¾ halaman, coz binun apalagi yg mau ditulis, aku gak mau muluk-muluk, ntar dikira maruk. (heeee…gak juga sebenernya, siyy)

Ternyata, lucu-lucu juga waktu bu dosen bacain sample beberapa mimpi temen-temenku.  Aneh2, lucu2, tapi unik2 juga. Ada nih, yang pengen ada duit minimal 100ribu di dompetnya, dari hasil keringatnya sendiri(waktu itu masih smt.2) hehehe..lucu ya? Tapi itu kesampean lho, coz dia kuliah nyambi kerja. Saluuut..

Ada juga yang pengen lulus secepatnya (sebenernya, yg ikut matkul ini lintas angkatan, jadi, tua-muda campur aduk, sampe ada yang angkatan plg atas juga ikut…) wah, keinginan yang sangat mulia, ya? Hihihi..pisss.  ada juga yang pengen nikah muda (weleh weleh…boljug, qeqeqeqe),  IPK-nya bagus, pengen punya tanah berhektar-hektar, dan lain-lain.

Selesai nulis mimpi-mimpi iu, bu dosen nyaranin untuk menandai mimpi yang udah terkabul. Supaya bisa memotivasi buat meraih yang lainnya yang belum diraih.

And i do it till now.

Terhitung ada tujuh tanda di kertas itu, sejak aku menuliskan semuanya 4 tahun lalu. Tapi masih banyak yang belum ditandai.Ada beberapa mimpi yang buatku itu penting banget, yang saat ini sedang aku pertimbangkan. Mau tahu apakah itu? Rahasia dunk. Hehehe…

mau tauuu ajah

Pelangi dan Hujan

Bila suatu saat kau berkesempatan menatap pelangi, nikmatilah dengan rasa syukur penuh. Matahari telah menyediakan warna-warni itu sejak lama, setiap saat. Tetapi hujanlah yang memperlihatkannya pada kita…

somewhere only we know

I’m getting old
and I need something to rely on.
So tell me when you’re gonna let me in
I’m getting tired
and I need somewhere to begin.
So if you have a minute why don’t we go,
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything.
So why don’t we go
Somewhere only we know?!?!?!

somewhere_only_we_know_by_missnajm1

Dia Adalah Engkau,,

Kawan.

Adalah orang yang menyertai kita dalam perjalanan. Mungkin perjalanan yang pendek, bisa juga yang panjang. Perjalanan maknawi maupun hakiki.
Dia memang punya tempat tersendiri pada diri ini, sehingga tetap saja mengusik hati.
Kegembiraannya adalah kegembiraan kita. Kesedihannya seringkali membuat kita meneteskan air mata.
Ia memang bukan orang yang sempurna. Di sana-sini ada kekurangan yang selalu menyerta. Ia pernah bersalah, sebagaimana wajarnya manusia.
Ia juga pernah menyakiti kita, sebagaimana kita pernah juga menyakiti hatinya. Singgungan kata pernah saling menyapa.
Ribut-ribut, tak sependapat atau bertengkar pernah terjadi. Namun kemaafan selalu menyertai setiap kesalahannya maupun kesalahan kita.
Ia adalah orang yang bisa memahami kita sebagaimana kita pun bisa memahami dirinya.
Kekurangannya bukan hal yang menjadikan kita menjauhinya. Dia pun tak pernah menjauh karena kekurangan kita.
Jarak bukan penghalang untuk berbagi rasa.Di kala dekat, ia menyebabkan suasana riang gembira.
Di kala jauh, kita sering merindukannya.
Memang, dia bukan orang yang terlahir dari rahim yang sama dengan kita, namun ia tetap memiliki hak-hak yang agung pada kita.
Persaudaraan iman adalah ikatan kuat, kokoh tak lepas hanya karena terpisahnya jarak, waktu, bahkan kematian.
Penderitaannya adalah kesedihan kita, kegembiraannya adalah suka cita kita.
Dia adalah engkau……saudariku di jalan Alloh.

tutup taon..

bentar lagi Muharram euyyy…

jgan cuma december-nya ajah yg diinget-inget..

Muharram juga duonkz

harta karun untuk semua

Ini tulisannya dee a.K.a dewi lestari…

smoga bisa dipetik hikmahnya,,

Hari ini kiriman buku yang saya pesan dari Amazon.com datang. Ada satu buku yang langsung saya sambar dan baca seketika. Judulnya: “Stuff – The Secret Lives of Everyday Things”. Buku itu tipis, hanya 86 halaman, tapi informasi di dalamnya bercerita tentang perjalanan ribuan mil dari mana barang-barang kita berasal dan ke mana barang-barang kita berakhir.

Dimulai sejak SD, saat saya pertama kali tahu bahwa plastik memakan waktu ratusan tahun untuk musnah, saya sering merenung: orang gila mana yang mencipta sesuatu yang tak musnah ratusan tahun tapi masa penggunaannya hanya dalam skala jam—bahkan detik? Bungkus permen yang hanya bertahan sepuluh detik di tangan, lalu masuk tong sampah, ditimbun di tanah dan baru hancur setelah si pemakan permen menjadi fosil.

Sukar membayangkan apa jadinya hidup ini tanpa plastik, tanpa cat, tanpa deterjen, tanpa karet, tanpa mesin, tanpa bensin, tanpa fashion. Dan sebagai konsumen dalam sistem perdagangan modern, sejak kita lahir rantai pengetahuan tentang awal dan akhir dari segala sesuatu yang kita konsumsi telah diputus. Kita tidak tahu dan tidak dilatih untuk mau tahu ke mana kemasan styrofoam yang membungkus nasi rames kita pergi, berapa banyak pohon yang ditebang untuk koran yang kita baca setengah jam saja, beban polutan yang diemban baju-baju semusim yang kita beli membabi-buta. Lanjutkan membaca